Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/justisia/public_html/wp-includes/cache.php on line 103

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/justisia/public_html/wp-includes/query.php on line 61

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/justisia/public_html/wp-includes/theme.php on line 1109
www.justisianto.com » DOA NOVENA ROH KUDUS

DOA NOVENA ROH KUDUS

DOA NOVENA ROH KUDUS


Novena = doa 9 hari atau 9 kali.

1. DATANGLAH, YA ROH PENCIPTA (Puji Syukur, No. 565).

Bersama : Datanglah, ya Roh Pencipta. Hati kami kunjungilah. Penuhi dengan RahmatMu. Jiwa kami ciptaanMu.

Putri : Kau digelari Penghibur, karunia Allah yang luhur. Kau hidup, api, dan kasih, dan pengurapan ilahi.

Putra : Dikau sapta (7) karunia, dan tangan kanan ilahi. Engkau yang Bapa janjikan Kau pergandakan bahasa.

Putri : Sinari hati umatMu, dan curahkanlah cintaMu. Semoga Dikau kuatkan yang rapuh dalam tubuhnya.

Putra : Halaulah musuh umatMu. Berilah kami damaiMu, agar dengan tuntunanMu kami hindarkan yang jahat.

Putri : Buatlah kami mengenal serta mengimani terus Bapa dan Putra yang tunggal dan Engkau Roh keduanya.

Bersama : Dipujilah Allah Bapa dan Putra yang sudah bangkit, serta Roh Kudus Penghibur, kini dan sepanjang masa. Amin.

2. PEMBUKAAN.

P. Demi nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus.

U. Amin.

P. Semoga Allah Bapa serta Putera-Nya, Tuhan kita Yesus Kristus, memberikan Roh Kudus kepada kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P. Saudara-saudara. Setelah Tuhan Yesus naik ke surga, ibu Maria dan para rasul berkumpul di ruang makan lantai dua sebuah rumah, bersama-sama berdoa MOHON TURUNNYA ROH KUDUS (Kisah Para Rasul 1:13).

Marilah kita bersama ibu Maria dan para rasul berdoa dengan intensi (ujub) agar:

-1- Kita masing-masing beserta keluarga (a) diberkati Tuhan dan (b) dicurahi Roh Kudus. Agar kuasa kegelapan diusir dari kita, keluarga dan rumah kita.

Agar (c) kita dianugerahi iman-pengharapan-kasih, kebijaksanaan-kesucian-kesetiaan, kebahagiaan dan keceriaan, baik dalam untung maupun malang.

(d) Kesehatan badan-jiwa, dan dibebaskan dari bahaya jasmani-rohani.

(e) Pekerjaan yang lancar dan rejeki yang cukup.

-2- Agar anak-anak kita menjadi “Pria Utama” dan “Wanita Utama”.

-3- Dan ………. (Hening sejenak).

3. DOA ROH KUDUS (bersama-sama)

* Datanglah Roh Kudus, penuhilah hati umat-Mu, dan nyalakanlah di dalamnya API CINTAMU. Utuslah Roh-Mu, maka semuanya akan dijadikan lagi.

* Dan Engkau akan memperbaharui muka bumi.


* Marilah berdoa.

* Ya Allah / Engkau yang mengajar hati umat-Mu dengan penerangan Roh Kudus. / Berilah kami, dengan pengantaraan Roh Kudus, KEBIJAKSANAAN YANG SEJATI, / serta karunia SELALU MERASA GEMBIRA karena penghiburan-Nya. / Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.. Amin.

4. BACAAN KITAB SUCI.

5. RENUNGAN. Mari kita renungkan Bacaan Kitab Suci tadi. (minimal 3 menit).

6. DOA PERMOHONAN. Mari kita sampaikan kepada Allah Bapa-Putera-Roh-Kudus permohonan kita tersebut di atas dan permohonan pribadi kita masing-masing.

7. DOA-DOA LAIN. (Di sini dapat juga ditambahi Doa-doa lain).

8. MOHON TUJUH KARUNIA ROH KUDUS. Yesaya 11:2-3.

Bersama : Datanglah, ROH NASIHAT. Dampingilah kami dalam hidup yang penuh gejolak ini. Tunjukkanlah kepada kami: * yang baik dan benar; * Tuhan serta rahmat-Nya. Dan doronglah kami mencintai-Nya dan menjauhi dosa.

Putri : Datanglah, ROH PENGERTIAN. Terangilah budi kami agar dapat melihat dan memilah-milah baik-buruk benar-salah. Memahami ajaran Yesus, serta melihat hasilnya yang baik kalau kami melaksanakannya.

Putra : Datanglah, ROH YANG MENGENAL ALLAH. Ajarilah kami agar mampu “melihat” Tuhan dan rahmat-Nya di sekitar kami. “Melihat” ke-selamatan dalam tugas yang berat. “Melihat” sifat-sementara dari hal yang duniawi. Dan “melihat” yang jahat serta malapetaka yang diakibatkannya.

Putri : Datanglah, ROH TAKUT KEPADA ALLAH. Ajarlah kami takut kepada Tuhan. Dan membenci dosa serta takut kepada akibat buruk dari padanya.

Putra : Datanglah, ROH HIKMAT KEBIJAKSANAAN. Ajarilah kami menjadi bijaksana. Mampu menghargai, memilih, dan mencintai yang baik, terutama cita-cita surga, walaupun berat dan pahit. Agar kami lebih mencintai Tuhan dan kesucian, daripada diri kami sendiri. Dan agar kami membenci yang jahat dan dosa, serta Kau bebaskan daripadanya

Putri : Datanglah, ROH KESALEHAN. Dampingilah dan bimbinglah kami untuk melaksanakan yang baik dan yang berkenan pada-Mu. Menjadi orang yang tahu berterima kasih atas segala kebaikan Tuhan. Agar kami taat dan mengabdi Tuhan di manapun kami berada. Menunaikan tugas sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Menjadi teladan-kesalehan bagi lingkungan kami. Serta mampu menggunakan hal-hal duniawi dengan bijaksana, hanya demi kemuliaan-Mu saja.

Bersama : Datanglah, ROH KEPERKASAAN. Kuatkanlah hamba-Mu yang lemah ini, agar setia melaksanakan kebaikan dan kebenaran dalam hidup kami sehari-hari, serta menjauhi yang jahat, betapapun berat dan pahitnya. Agar kami tabah dalam segala kesulitan dan derita. Kuatkanlah kami bilamana kami selalu memegang tangan-Mu yang senantiasa menuntun kami. Amin.


9. PENUTUP. P. Semoga Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P. Semoga kita semua, beserta keluarga dan karya kita, diberkati oleh Allah yang mahakuasa : + Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus.

U. Amin.

P. Sdr-sdr dengan ini Novena Roh Kudus, hari ke- . . . sudah selesai.

U. Syukur kepada Allah.

10. CURAHKAN RAHMAT DALAM HATIKU.

Refr. Curahkan rahmat dalam hatiku. Ciptakan hati, dan semangat baru.

-1- Engkau Kucucikan dan Kubersihkan dari cinta-diri. Engkau Kuhidupkan. Dan Kukobarkan cinta di hati. Refr.

-2- Hatimu yang kaku, keras, dan beku, Kuambil darimu. Ambillah dari-Ku semangat baru dalam karyamu. Refr.

BACAAN-BACAAN NOVENA ROH KUDUS

HARI-1 : Pada awal mula Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air (Kejadian 1:1). Tuhan Allah membentuk manusia dari debu tanah dan menghembuskan Nafas Hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi mahluk yang hidup (Kejadian 2:7; Yohanes 1:3; Kolose 1:15-16). 1) Yang mencipta bumi dan manusia adalah Allah Tritunggal Mahakudus (Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus). 2) Ingat. Dalam diri kita dan diri pendosa, ada Roh Kudus yang sedang menggarap kita tiap hari menjadi Manusia seutuhnya, Citra Allah, Anak Allah.

HARI-2 : Roh Tuhan membawa aku ke suatu lembah yang penuh tulang-tulang (=umat Allah yang kehilangan martabatnya). Kemudian atas perintah Allah, tulang-tulang menyatu, mendapat daging dan kulit, menjadi manusia-manusia tetapi belum hidup. Lalu Nafas Hidup dihembuskan kedalam mereka sehingga mereka menjadi manusia yang hidup. Mereka menjejakkan kakinya. Oh, suatu bala tentara yang sangat besar jumlahnya (Yeheski-el 37:1-10). 1) Dengan Roh Kudus, tiap hari Allah menggarap kita serta para pendosa yang rusak karena dosanya, kembali menjadi manusia seutuhnya, Citra Allah, Anak Allah. 2) Apa tujuannya? Menjadi bala tentara Tuhan dan Kalifatullah (Duta Wakil Allah) yang harus memperindah dan memakmurkan bumi lahir batin (=membentuk pribadi-pribadi yang indah, hubungan mesra dengan Tuhan, dan Persaudaraan Sejati Keluarga Allah).

HARI-3 : Pada hari ke-3 setelah wafat, Tuhan Yesus bangkit lalu menampakkan Diri kepada murid-murid-Nya dalam suatu rumah yang terkunci (karena takut pada orang Yahudi). Kata Tuhan Yesus kepada mereka, “Damai sejahtera bagimu”. Kemudian Ia menghembusi mereka dan berkata “Terimalah Roh Kudus” (Yohanes 20:19-23). 1) Dengan berdosa, Adam-Hawa dan juga kita mengusir Roh Kudus dari hati kita.

2) Kedatangan Tuhan Yesus ke dunia adalah untuk mengembalikan Roh Kudus kepada semua orang tanpa kecuali, agar memperbaiki dan memulihkan mereka menjadi manusia seutuhnya, Citra Allah, Anak Allah.

HARI-4 : Ada seorang lumpuh berbaring di tepi kolam Betesda. Sudah 38 tahun dia mau mengambil kesempatan pertama untuk mencelupkan tangannya ke kolam ketika air kolam digoyangkan malaikat, supaya disembuhkan. Tapi tak pernah berhasil, karena lumpuh. Tuhan Yesus datang padanya dan bertanya “Maukah engkau sembuh?”. Jawabnya “Ya Tuhan saya mau”. Lalu Tuhan Yesus ber-sabda kepadanya “Bangunlah dan angkatlah tilammu dan berjalanlah” Maka orang itu sembuh (Yohanes 5:12). 1) Orang lumpuh tersebut gambaran kita dan umat manusia yang berdosa (Tak mampu berdoa dan beramal. Doa dan amal pendosa itu palsu). 2) Kedatangan Tuhan Yesus ke dunia adalah untuk memulihkan Roh Kudus dan kekuatan illahi dalam umat manusia. Menjadi kuat, baik, dan suci.

HARI-5 : Maria Magdalena berjumpa dengan Tuhan Yesus, maka dia dibebaskan dari tujuh roh jahat (Yohanes 8:3; Lukas 8:2; Matius 26:6-13). Zakeus berjumpa dengan Tuhan Yesus, maka dia diubah menjadi sosial, berjanji akan memberikan separo miliknya kepada orang miskin; dan kalau ada orang yang diperasnya, dia akan mengembalikan uangnya 4x lipat (Lukas 19:1-10). Saulus berjumpa dengan Tuhan Yesus, maka dia diubah menjadi Paulus Rasul Yesus Kristus (Kisah 9). Perbaikan pendosa bukan pertama-tama dengan doa dan amal, tetapi dengan datangnya kasih Allah (Roh Kudus) yang berkarya dalam diri kita. Baru kedua, kita harus menanggapinya secara positif dengan doa dan amal, agar rahmat menjadi efektif dalam diri kita. Doa dan amal itu mutlak namun yang kedua. Yang pertama, karya agung Allah.

HARI-6 : Inilah tanda orang yang percaya (kepada Roh Kudus): Dia menerima kuasa mengusir setan, berbahasa gaib, memegang ular berbisa, diracun tidak celaka dan menyembuhkan orang sakit (Markus 16:17-18). Tidak usah menunggu romo atau pendeta atau dukun. Orang beriman bisa berbuat apa-apa saja dalam DIA yang menguatkannya (Filipi 4:13; 1 Yohanes 5:4).

HARI-7 : Buah roh ialah : kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, murah-hati, kebaikan, setia, lemah-lembut, ugahari dan pengandalian diri. (Galatia 5:22-23). Kasih itu sabar, murah hati, tidak cemburu, tidak sombong, selalu sopan, tidak mencari keuntungan diri, tidak pemarah, tidak pendendam, tidak senang kalau orang lain diperlakukan tidak adil, cinta kebenaran, menutupi segala sesuatu, tidak membocorkan rahasia, punya pengharapan yang besar, kuat menanggung derita (1 Korintus 13:4-7) Ugahari = tahu batas. Pribadi yang berhasil digarap oleh Roh Kudus menjadi pribadi yang indah seperti tersebut di atas. Bacalah sekali lagi keindahan pribadi kita itu.

HARI-8 : Setelah Tuhan Yesus naik ke surga, para rasul menyebar ke seluruh dunia dan mewartakan Injil. Orang-orang yang mau menerima Firman, minta dibaptis. Dan berkat karya Roh Kudus, mereka (1) ikut aktif dalam paguyuban, (2) rajin dalam doa-doa bersama, ikut Ekaristi, (3) tekun dalam pendalaman Injil, (4) segala kepunyaan mereka diserahkan menjadi milik bersama. Dan (5) mereka disukai semua orang. (Kisah Para Rasul 2:41-47; 4:32-37). Panca tugas umat Allah (yang penuh Roh Kudus) = Paguyuban, doa, pendalaman Injil, bakti sosial, kemasyarakatan. Komunitas kita harus berciri 5 ini.

HARI-9: Saudara-saudara. Jika kamu menyambut Roh Allah dalam hatimu, Roh Allah memang diam dalam kamu. Kamu tidak lagi hidup dalam daging, melainkan hidup dalam Roh. Kamu menjadi anak Allah (ay.14) dan akan mewarisi sorga (ay.17). Selanjutnya kamu hanya memikirkan hal-hal yang dari Roh (ay.5). Kamu mematikan perbuatan-perbuatan daging (ay.14). Dan oleh Roh kamu bisa berdoa “Abba ya Bapa” (Roma 8:1-17, Perbuatan daging telah nyata, yaitu : percabulan, kecemaran, hawa nafsu, menyembah berhala, guna-guna dan santèt, perseteruan dan perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri, percideraan, roh pemecah belah, dengki, mabuk-mabukan, pesta pora, dsb. Galatia 5:19-21).

Yesaya 11:2-3 = Roh Tuhan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan; ya, kesenangannya ialah takut akan Tuhan.

Yohanes 1:3 = Segala sesuatu dijadikan oleh Dia (Sang Sabda) dan tanpa Dia tidak ada sesuatupun yang telah dijadikan.

Kolose 1:15-16 = Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa, segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Yesaya 11:2-3 = Roh Tuhan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan; ya, kesenangannya ialah takut akan Tuhan.

Yohanes 1:3 = Segala sesuatu dijadikan oleh Dia (Sang Sabda) dan tanpa Dia tidak ada sesuatupun yang telah dijadikan.

Kolose 1:15-16 = Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa, segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Yesaya 11:2-3 = Roh Tuhan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan; ya, kesenangannya ialah takut akan Tuhan.

Yohanes 1:3 = Segala sesuatu dijadikan oleh Dia (Sang Sabda) dan tanpa Dia tidak ada sesuatupun yang telah dijadikan.

Kolose 1:15-16 = Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa, segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Yesaya 11:2-3 = Roh Tuhan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan; ya, kesenangannya ialah takut akan Tuhan.

Yohanes 1:3 = Segala sesuatu dijadikan oleh Dia (Sang Sabda) dan tanpa Dia tidak ada sesuatupun yang telah dijadikan.

Kolose 1:15-16 = Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa, segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.


Parse error: syntax error, unexpected T_ENDIF in /home/justisia/public_html/wp-content/themes/christian-sun/comments.php on line 35